cc
Categorie(s):
cc
Author(s):
cc
Advisor:
ISSN/ISBN:
eISSN/eISBN:
Keyword(s):
cc
DOI:
Abstract :
Kesalahan ketika mengontrol rheology lumpur akan mengakibatkan masalah saat pemboran berlangsung seperti tidak stabilnya sumur dan kehilangan sebagian filtrate atau cairan yang menuju ke dalam formasi permeabel. Untuk mengatasi masalah dilakukannya penambahan polimer alami yang ramah lingkungan yang berasal dari kulit pisang memiliki fungsi sebagai kandidat polimer jenis baru, karena pada bahan tersebut memiliki kandungan senyawa organik 6-8% hemiselulosa, 60-65% selulosa, 5-10% lignin. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh bubuk kulit pisang terhadap filtration loss pada lumpur pemboran, untuk mengetahui pengaruh bubuk kulit pisang terhadap rheology lumpur pemboran. Metode penelitian ini dilakukan dalam skala laboratorium untuk menentukan rheology lumpur pemboran dari kulit pisang, parameter pengujian densitas, plastic viscosity, yield point, gel strength, filtration loss, dan mud cake. Hasil penelitian pada sampel serbuk kulit pisang mendapatkan hasil volume filtrate pada filtration loss dengan massa 2-8 gr mendapatkan hasil dengan nilai 7,2 ml/30 menit, 6,6/30 menit, 6,4/30 menit, 6,3/30 menit, 6/30 menit. Nilai dari filtration loss mengalami penurunan dikarenakan adanya penambahan 2 gr pada setiap konsentrasi serbuk kulit pisang yang terdapat kandungan selulosa filtration loss akan semakin berkurang karena lumpur semakin tebal, dari penelitian rheology menggunakan bubuk kulit pisang didapatkan nilai mud weight dengan massa 2 gr-8 gr dengan nilai 1,08-1,12 Sg, plastic viscosity dengan massa 2 gr-8 gr dengan rentang nilai 16-20 cp dan yield point dengan massa 2 gr-8 gr didapatkan nilai 70-10 lb/100ft2, nilai gel strength 10 detik dengan massa 2-8 gr dengan nilai 7-10 lbs/100ft2, gel strength 10 menit dengan massa 2-8 gr dengan nilai 8-12 lbs/100ft2, mud cake dengan massa 2-8 gr dengan nilai 0,26-0,34 mm.. Kesimpulan: nilai filtration loss menurun dikarenakan kandungan air di dalam filtrat ikut menguap sehingga menyebabkan filtration loss berkurang. Nilai rheology Semakin